Bantaeng – Hujan deras pada hari Rabu malam (7/7/21) hingga Kamis pagi (8/7/21) mengakibatkan banjir di Kabupaten Bantaeng dan di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut data sementara yang Beritasulsel.com dapatkan pada Jum’at pagi (9/7/21), untuk dua kabupaten yang terkena banjir ini sekitar 1000an rumah rusak akibat terjangan air banjir dan 10 diantara rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

Dilaporkan tidak ada ada korban jiwa dalam musibah banjir ini, namun kerugian materi yang di timbulkan sangat besar.

Pt. Huadi Nickel-Alloy Indonesia yang berada di Kabupaten Bantaeng ini melalui Humasnya, menyampaikan ke Beritasulsel.com bahwa dirinya bersama beberapa karyawan perusahaan Pt. Huadi pada hari ini akan membagikan paket sembako dan makanan siap saji kepada warga yang terkena banjir.

“Kami dari Pt. Huadi sudah siapkan 1000 paket makanan siap saji. 500 paket untuk makan siang warga korban banjir di Kabupaten Bantaeng dan 500 paket untuk makan malam warga korban banjir di Kabupaten Jeneponto,” kata Humas Pt Huadi melalui pesan WhatsApp kepada Beritasulsel.com.

“Syukur Alhamdulillah. Bantuan 500 paket makanan siap saji dan sembako diterima langsung oleh Kepala Desa Tarowang, Saha,” ungkap Humas Huadi.

“Dengan tagline Huadi Peduli, kami berupaya untuk selalu hadir dan menolong serta membantu warga yang terkena banjir di Bantaeng dan Jeneponto,” lanjut kata Humas Pt Huadi.

“Semoga dengan bantuan dari Huadi ini, warga yang terkena banjir bisa sedikit meringankan beban mereka,” pungkas Humas Pt. Huadi, Samsul Maariif.

Kegiatan Huadi Peduli ini terlihat di pantau langsung oleh Bupati Bantaeng, DR. H. Ilham Azikin M.Si.

Dokumentasi kegiatan Huadi Peduli Korban Banjir Bantaeng dan Jeneponto :