Beritasulsel.com – Bantaeng. Program Pelatihan dan Sertifikasi Operator Alat Angkat dan Alat Angkut untuk karyawan PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia telah dibuka secara resmi pada hari Jum’at, (16 April 2021) yang bertempat di Aula Pertemuan PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng.

Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Operator Alat Berat Karyawan PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia ini di rencanakan akan berlangsung hingga tanggal 27 April 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 81 orang karyawan PT. Huadi.

PT. Huadi Nickel-Alloy dalam menjalankan aktifitas kegiatan industri peleburan nikel di Kabupaten Bantaeng ini, menggunakan alat angkat dan alat angkut yang memerlukan skill dan kompetensi dari operator dalam mengoperasikan alat-alat tersebut.

Program Pelatihan ini bertujuan untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan bagi operator dalam mengoperasikan alat berat dengan baik dan benar. Yang nantinya diharapkan akan tercipta efektifitas, efisiensi, produktifitas dan keselamatan kerja yang lebih optimal.

Selain itu juga. Program Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan skill kepada tenaga kerja operator alat berat atau Pesawat Angkat dan Angkut, sehingga dapat mencegah dan mengurangi resiko kecelakaan kerja.

Program Pelatihan yang dilaksanakan oleh PT. Huadi Nickel-Alloy ini merupakan kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Acara pembukaan Program Pelatihan ini di hadiri oleh Pengawas Ketenagakerjaan Madya dan PLT Kepala Seksi K3, Giawan Lussa S.H, M.Hum, Pengawas Ketenagakerjaan UPT IV Bulukumba, A. Sukri S.H, dan Pengawas Ketenagakerjaan Madya, Ir. Abdul Haris S.Pd, M. Pd, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber dan pemateri pada kegiatan tersebut.

Perwakilan dari Kabupaten Bantaeng yang turut serta hadir dalam kegiatan pelatihan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng, A. Irvandi Langgara AP., Camat Pa’jukukang, Rigas Panawang dan Kepala Desa Papan Loe, Komaruddin.

Pengawas Ketenagakerjaan Madya dan PLT Kepala Seksi K3, Giawan Lussa S.H, M.Hum, mengatakan bahwa, ada tiga hal yang menjadi poin penting dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Poin tersebut antara lain : Pemenuhan kewajiban, Peningkatan kompetensi karyawan dan Peningkatan Sumber Daya Masyarakat Lokal yang ada di Bantaeng.

“Saya berharap agar perusahaan (PT. Huadi Nickel-Alloy Bantaeng) bukan semata-mata melakukan kegiatan ini dalam rangka kepentingan dari perusahaan saja,” ungkap Giawan Lussa S.H, M.Hum kepada awak media BeritaSulsel.com.

“Dan saya juga menginginkan kegiatan ini adalah bentuk kontribusi perusahaan terhadap peningkatan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Bantaeng yang nantinya di harapkan memiliki daya saing untuk mendukung kegiatan-kegiatan industri kedepannya,” pungkas Giawan Lussa S.H, M.Hum.
(Izz/Bs).