Bantaeng – Sulsel. Proses penerimaan berkas surat lamaran kerja untuk calon tenaga kerja (Canaker) PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Bantaeng telah berakhir pada hari Sabtu, 5 Februari 2022.

Dari data yang didapatkan Beritasulsel.com di lokasi, tercatat sekitar 2000an berkas yang masuk dan diterima oleh bagian penerimaan berkas lamaran calon tenaga kerja.

Manajer HRD, A. Adrianti Latippa yang ikut memantau jalannya proses penerimaan berkas lamaran calon tenaga kerja PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di hari terakhir ini mengatakan bahwa antusias warga Bantaeng untuk bekerja di PT Huadi Nickel ini sangat besar.

“Sejak awal dibukanya penerimaan calon tenaga kerja di PT Huadi pada hari Senin (31 Januari 2022), animo warga Bantaeng yang ingin bekerja di perusahaan ini sangat besar,” ungkap Manajer HRD, A. Adrianti Latippa.

“Dengan proses penerimaan calon tenaga kerja selama seminggu ini, PT Huadi memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada calon tenaga kerja untuk bekerja di perusahaan kami,” ujarnya.

“Kami membuka ruang yang sangat luas untuk warga Bantaeng yang ingin bekerja di PT Huadi,” kata Karaeng Ritha, sapaan akrab Manajer HRD Huadi.

Karaeng Ritha menambahkan, selanjutnya HRD PT Huadi akan melakukan seleksi berkas calon tenaga kerja.

“Kami di HRD Huadi, bekerja profesional dalam proses seleksi berkas calon tenaga kerja dengan memprioritaskan warga Bantaeng,” jelas Karaeng Ritha.

“Setelah proses seleksi berkas selesai dilakukan, canaker yang lolos seleksi berkas akan dilakukan pemanggilan lewat seluler sesuai dengan nomor yang tertulis di formulir pendaftaran pada saat memasukkan surat lamaran kerja,” ujarnya.

Manajer HRD PT Huadi Nickel Alloy Indonesia, A. Adrianti Latippa berharap kepada calon tenaga kerja (Canaker) yang lolos seleksi berkas dan yang akan dipanggil nantinya, agar mempersiapkan fisik dan mental serta mempelajari ilmu pengetahuan tentang dunia pertambangan. Khususnya ilmu pengetahuan tentang pabrik smelter untuk menjalani test berikutnya.

“Ilmu tentang dunia pertambangan dan pabrik smelter bisa dipelajari melalui gadget dengan mengakses lewat googel atau youtube,” kata Karaeng Ritha.

“Canaker yang lulus, nantinya akan dilatih di AKOM dan BLK Bantaeng. Ini untuk menambah ilmu pengetahuan calon tenaga kerja tentang perusahaan yang bergerak di bidang smelter,” urai Manajer HRD Huadi.

“Kami ingin tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki basic atau skill yang mantap untuk bekerja di Huadi,” pungkas Karaeng Ritha.

A. Adrianti Latippa, Manajer HRD PT Huadi Nickel Alloy Indonesia berharap kepada tenaga kerja yang diterima nantinya agar bisa bekerja dengan baik dan bekerja secara profesional.

Sumber dari beritasulsel.com