Pemulihan ekonomi pasca pandemic covid-19 menjadi perhatian semua pihak, termasuk Bea Cukai dan Huadi yang sepakat mendorong kebangkitan ekonomi dari daerah. Salah satu upaya yang dilakukan dengan pemberdayaan UMKM yang ada di sekitar Kawasan Industri Bantaeng (KIBA).

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu Widodo menjelaskan bahwa mendorong perkembangan ekonomi daerah merupakan tanggung jawab bersama, termasuk tanggung Bea Cukai. “Apalagi kalau kita bisa dorong UMKM sampai ekspor. Tentunya ekonomi akan bangkit, negara juga bisa mendapat pemasukan melalui devisa” jelasnya. Pada kesempatan Nugroho juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung UMKM dan gedung Bea Cukai.

Sebagai bentuk nyata upaya itu, Huadi akan memberdayakaan masyarakat dan UMKM melalui pengolahan slag. “Kita mau itu terolah dengan baik. Sehingga ketika kawasan industri terealisasi dengan baik, tidak menyisakan masalah di kemudian hari” ungkap Lily Dewi Candinegara, Manager GA PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia pada kesempatan kunjungan Pemulihan Ekonomi Nasional Roadshow di KIBA, 14 September.

Huadi juga menunjukkan komitmen pada lingkungan dengan melakukan penanaman pohon dalam kawasan industri. Penanaman pohon ini adalah wujud komitmen menciptakan green industry, “Jadi mulai dari bahan baku, proses, sampai output menyatu dengan alam” ujar Lily.

Upaya lain dalam komitmen itu adalah dengan penandatanganan MoU antara PT. Huadi bersama IKA Unhas dan Yayasan Peduli Negeri dalam Program Pengelolaan Limbah dan Sampah (Prolisa). Melalui Prolisa ini diharapkan hasil limbah dan sampah pabrik bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lingkungan, sosial dan ekonomi. “Nantinya kita akan buat bank sampah, pengolahan, hingga pelatihan,” jelas Saharuddin Ridwan, Ketua Yayasan Peduli Negeri.

IKA Unhas nantinya akan berperan pada bagian riset dan pengolahan lanjutan dari limbah dan sampah pabrik. “Unhas kan punya banyak alumni, nantinya kita akan libatkan dalam Prolisa ini. Termasuk pengolahan lanjutan slag ini”, ungkap Suwardi Thahir, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi IKA Unhas.